Awan kumulonimbus sempat
menjadi perbincangan pasca hilangnya pesawat AirAsia QZ8501, Minggu 28
Desember 2014. Pesawat yang mengakut 155 penumpang dari Surabaya menuju
Singapura itu diduga jatuh karena terjebak awan kumulonimbus.
Ternyata kehebatan awan kumulonimbus sudah dijelaskan dalam Alquran.
Kepala Balitbang Kemenag Makassar, Hamzah Harun Al Rasyid MA,
menyebarkan isyarat Alquran tentang kumulonimbus melalui akun
Facebook-nya, Kamis 1 Januari 2015.
"Subhanallah, Nabi Muhammad SAW 1400 tahun silam tanpa pesawat, tanpa
satelit dan tanpa teropong, tanpa teknologi dapat menjelaskan jenis
awan Cumulonimbus yang dituliskan dalam kitab Alquran," kata alumnus
Pondok Pesantren As'adiyah dan Universitas Al Azhar Mesir itu.